IMG 20260524 WA0005

DPRD Tala Dorong Strategi Konkret Tingkatkan PAD dan Kemandirian Fiskal Daerah

PELAIHARI, Refrensi.id – Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala) menegaskan komitmennya untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui langkah-langkah konkret, khususnya dari sektor pajak dan retribusi daerah.

Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi III DPRD Tala bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tala yang berlangsung di Gedung DPRD Tala beberapa hari lalu. Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Tala, M Yusuf AR.

Dalam forum itu, DPRD Tala tidak hanya menyoroti capaian pendapatan daerah, tetapi juga menekankan pentingnya strategi yang lebih terukur dan berbasis data. Komisi III meminta agar upaya peningkatan PAD tidak sekadar berorientasi pada target angka, melainkan disertai pembaruan data potensi pajak dan retribusi secara akurat.

“DPRD ingin strategi yang dijalankan benar-benar berdampak terhadap pembangunan daerah, bukan sekadar mengejar target administratif,” tegas Yusuf.

Rapat tersebut membahas sejumlah agenda penting, mulai dari strategi peningkatan PAD, evaluasi realisasi pendapatan tahun 2025, penetapan target tahun 2026, hingga sinkronisasi program dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030.

Komisi III DPRD Tala juga mendorong optimalisasi pemetaan potensi pajak dan retribusi agar seluruh sumber pendapatan daerah dapat tergarap maksimal. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan.

Sementara itu, Kepala Bapenda Tala, Andris Evony, mengatakan rapat kerja tersebut menghasilkan sejumlah poin strategis yang sejalan dengan arahan DPRD Tala.

Ia menjelaskan, terdapat tiga fokus utama dalam pembahasan, yakni strategi peningkatan pajak dan retribusi daerah, komparasi realisasi pendapatan 2025 dengan target 2026 dalam kerangka RPJMD, serta proyeksi pendapatan untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.

“Beberapa langkah strategis yang disepakati antara lain pembaruan data subjek dan objek pajak, serta penyesuaian potensi retribusi daerah,” ujar Andris, Senin (18/5/2026).

Selain itu, DPRD Tala juga mendorong percepatan digitalisasi layanan pajak dan retribusi guna meningkatkan kemudahan akses bagi masyarakat. Langkah digitalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperkuat transparansi pengelolaan pendapatan daerah.

Pemerintah daerah juga berencana memberikan insentif atau reward kepada wajib pajak dan pengguna layanan retribusi yang dinilai patuh serta berkontribusi positif terhadap peningkatan PAD.

Dalam rapat itu, DPRD Tala turut menekankan pentingnya evaluasi rutin terhadap potensi retribusi yang dikelola masing-masing SKPD. Evaluasi dinilai penting agar target pendapatan yang ditetapkan lebih realistis dan sesuai kondisi di lapangan.

Bapenda Tala memastikan penyusunan target pendapatan ke depan akan mengacu pada realisasi tahun sebelumnya, dengan tetap mengupayakan peningkatan yang terukur dan berkelanjutan.

Selain fokus pada penguatan PAD, DPRD Tala juga mendorong optimalisasi pendapatan dari dana transfer pemerintah pusat maupun provinsi, seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK), hingga Dana Insentif Fiskal.

Melalui sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, penguatan PAD diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Tanah Laut.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours