BANJARMASIN, Refrensi.id – Persoalan data desil penerima bantuan sosial (bansos) mendominasi aspirasi warga dalam reses hari keempat Anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, di Kedai 99 Trisakti. Kegiatan tersebut dihadiri masyarakat Kelurahan Pelambuan dan Kuin Cerucuk.
Dalam pertemuan itu, warga mengeluhkan pendataan penerima bantuan sosial yang dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran. Sejumlah masyarakat merasa memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan, tetapi belum terakomodasi dalam data yang digunakan pemerintah.
Menanggapi keluhan tersebut, Saut mengatakan persoalan desil perlu menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan akses masyarakat kurang mampu terhadap bantuan sosial dan pelayanan publik.
“Persoalan desil ini menjadi perhatian kami karena menyangkut pelayanan kepada masyarakat yang tidak mampu. Jangan sampai warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Sebagai langkah tindak lanjut, Saut mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan penambahan tim verifikasi kepada Dinas Sosial. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat proses pemeriksaan sekaligus pemutakhiran data masyarakat agar penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Menurutnya, pembenahan data penerima bansos membutuhkan koordinasi dan penanganan serius dari instansi terkait. Dengan proses verifikasi yang lebih cepat dan data yang semakin akurat, masyarakat yang benar-benar membutuhkan diharapkan dapat memperoleh haknya sesuai ketentuan.
Saut berharap, upaya perbaikan tersebut dapat mengurangi keluhan masyarakat terkait pendataan dan penerimaan bantuan sosial pada 2027.
Selain persoalan desil, warga juga menyampaikan aspirasi mengenai perbaikan infrastruktur lingkungan, khususnya jembatan dan siring di wilayah Gerucuk.
Saut mengatakan, aspirasi tersebut turut menjadi perhatian dan akan dicatat untuk ditindaklanjuti. Termasuk keluhan mengenai kondisi siring, usulan perbaikannya akan disampaikan kepada gubernur agar mendapat perhatian sesuai kewenangan.
Ia menegaskan, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui kegiatan reses menjadi bahan penting dalam memperjuangkan kebutuhan warga. Karena itu, ia berharap usulan yang telah dihimpun tidak berhenti sebatas catatan, tetapi dapat dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk mendapatkan tindak lanjut.
Dengan demikian, persoalan bantuan sosial maupun kebutuhan infrastruktur lingkungan diharapkan dapat ditangani secara bertahap sesuai kewenangan dan prioritas pembangunan.















+ There are no comments
Add yours