BANJARMASIN, Refrensi.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar aksi donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar di Gedung DPD Golkar Kalsel, Minggu pagi (25/10/2026).
Kegiatan sosial tersebut disambut antusias oleh para kader dan masyarakat. Aksi donor darah ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Partai Golkar terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.
Kegiatan ini dihadiri langsung Ketua DPD Golkar Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, didampingi sang istri, drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi.
Pelaksanaan kegiatan donor darah tersebut dikoordinatori langsung oleh Sheila Putri Mahardika, anggota DPRD Kota Banjarmasin yang merupakan putri dari Sekretaris DPD Golkar Kalsel, Bambang Heri Purnama.
Dalam kegiatan ini, DPD Golkar Kalsel bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Berdasarkan data panitia, sebanyak 600 orang telah mendaftar sebagai calon pendonor. Dari jumlah tersebut, 300 orang dinyatakan lolos screening awal, sementara proses pengambilan darah masih terus berlangsung.
Panitia yang diketuai Dewi Damayanti menargetkan kegiatan tersebut mampu mengumpulkan sebanyak 500 kantong darah.
Ketua DPD Golkar Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan kegiatan donor darah tersebut bukan sekadar rangkaian seremonial peringatan hari ulang tahun partai. Menurutnya, kegiatan itu merupakan implementasi arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, agar momentum HUT ke-62 diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami beserta seluruh pengurus yang hadir, tentunya berharap ini bisa bermanfaat. Karena sesuai arahan dari Ketua Umum kita, Bapak Haji Bahlil Lahadalia, bahwasanya di momen 62 tahun perayaan hari ulang tahun Partai Golkar ini harus diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, berkarya, bermanfaat, dan bisa berkontribusi kepada masyarakat,” ujar Hasnuryadi.

Ia menjelaskan, kegiatan donor darah juga relevan dengan kondisi yang tengah dihadapi sejumlah daerah di Indonesia, termasuk tantangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam situasi tersebut, aspek kesehatan dan keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.
“Apalagi dalam keadaan yang penuh tantangan ini. Kita tahu tidak hanya di daerah kita saja, tapi di beberapa daerah di Indonesia sekarang menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Kesehatan, keselamatan adalah prioritas utama kita, dan donor darah tentunya diperlukan… PMI menyampaikan bahwasanya masih diperlukan sangat banyak ya, dan kegiatan-kegiatan seperti ini sangat diharapkan,” tuturnya.
Hasnuryadi menambahkan, kegiatan donor darah telah menjadi tradisi Partai Golkar yang dilaksanakan secara berkelanjutan, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten dan kota. Tradisi tersebut menjadi bagian dari komitmen partai untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ini sudah menjadi tradisi Partai Golkar, tidak hanya di hari ulang tahun saja, di kegiatan-kegiatan lainnya tentunya, di semua tingkatan yang ada di Indonesia… menyelenggarakan kegiatan donor darah seperti ini,” katanya.
Tingginya antusiasme masyarakat juga menjadi salah satu hal yang disyukuri dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Hasnuryadi menyebut jumlah pendaftar mencapai 600 orang, dengan 300 orang di antaranya telah lolos screening awal.
“Tadi saya dapat informasi… katanya ada 600 yang daftar ya. Tapi yang lolos screening 300 dan ini masih terus berjalan. Targetnya kata beliau 500,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, DPD Golkar Kalsel berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan darah sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Hasnuryadi menegaskan, peringatan HUT ke-62 Partai Golkar harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan pengabdian kepada daerah maupun negara.
“Kita semua tentunya ingin bekerja bersama, mengabdi kepada Banua, membangun Banua Kalimantan Selatan tercinta, membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta. Seperti yang disampaikan, kalau Golkar Solid, Indonesia Maju,” pungkasnya.















+ There are no comments
Add yours