IMG 20260718 WA0005 scaled

Reses Rian Zulfikar Serap Aspirasi Warga, Penanganan ODGJ hingga Infrastruktur Jadi Prioritas

BANJARMASIN, Refrensi.id – Beragam persoalan masyarakat mengemuka dalam kegiatan Reses Masa Sidang II Anggota DPRD Kota Banjarmasin Fraksi Partai Golkar, H. Muhammad Rian Zulfikar, S.E., M.Sc., yang digelar pada 12–15 Juli 2026 di sejumlah titik di Kecamatan Banjarmasin Selatan. Aspirasi yang disampaikan warga didominasi persoalan penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), infrastruktur, bantuan sosial, pendidikan, hingga kebutuhan fasilitas umum.

Kegiatan reses tersebut diikuti masyarakat dari Kelurahan Kelayan Barat, Mantuil, Pemurus Baru, Kelayan Selatan, dan Kelayan Tengah. Turut hadir perwakilan Dinas Sosial, Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas, sehingga berbagai keluhan masyarakat dapat langsung disampaikan kepada instansi terkait.

Salah satu persoalan yang paling banyak mendapat perhatian ialah penanganan ODGJ terlantar, khususnya di wilayah Pemurus Baru. Warga mengaku sering mengalami kesulitan ketika keluarga pasien menolak menerima kembali anggota keluarganya setelah menjalani perawatan. Kondisi tersebut dinilai memerlukan solusi bersama yang melibatkan pemerintah daerah, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, hingga pemerintah kelurahan agar penanganannya lebih komprehensif.

Selain itu, persoalan infrastruktur juga menjadi keluhan hampir di setiap lokasi reses. Warga meminta perbaikan jalan lingkungan yang rusak, gorong-gorong yang pecah, pembangunan drainase, normalisasi sungai, hingga peninggian gang yang masih kerap terendam saat musim hujan. Sejumlah usulan tersebut bahkan disebut telah beberapa kali disurvei, namun belum terealisasi.

Di bidang sosial, masyarakat mengharapkan adanya penambahan program bedah rumah bagi warga kurang mampu serta perbaikan pendataan penerima bantuan sosial agar lebih tepat sasaran. Warga juga meminta perhatian terhadap para lanjut usia yang belum masuk dalam data penerima bantuan pemerintah.

Sementara di sektor pendidikan, masyarakat menyoroti kondisi bangunan SDN Pemurus Baru 2 dan SD Kelayan Selatan 3 yang dinilai membutuhkan renovasi. Aspirasi lain yang disampaikan ialah bantuan buku dan alat tulis bagi anak yatim serta anak dari keluarga kurang mampu agar mereka tetap dapat mengenyam pendidikan dengan baik.

Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan kelangkaan gas elpiji tiga kilogram, belum meratanya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kebutuhan gerobak dan bak sampah, pembangunan kembali WC umum, serta penambahan CCTV dan penerangan jalan umum guna meningkatkan keamanan lingkungan.

IMG 20260718 WA0008

Rian Zulfikar mengatakan, kehadiran sejumlah dinas dalam kegiatan reses memberikan manfaat besar karena berbagai persoalan masyarakat dapat langsung memperoleh penjelasan maupun tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing.

“Alhamdulillah, selama pelaksanaan reses banyak aspirasi masyarakat yang bisa langsung kami sampaikan kepada dinas terkait yang hadir di lokasi. Dengan begitu, beberapa persoalan dapat segera memperoleh penjelasan, bahkan ada yang langsung ditindaklanjuti oleh instansi yang berwenang,” ujar Rian.

Menurutnya, kehadiran organisasi perangkat daerah dalam kegiatan reses menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Dengan demikian, warga tidak hanya menyampaikan keluhan, tetapi juga mengetahui mekanisme penyelesaian maupun program pemerintah yang telah direncanakan.

Ia menyebut persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat meliputi penanganan ODGJ terlantar, infrastruktur jalan dan drainase, program bedah rumah, bantuan sosial, fasilitas pendidikan, hingga berbagai kebutuhan sarana umum di lingkungan permukiman.

“Untuk usulan-usulan yang belum bisa diselesaikan saat ini karena memerlukan proses administrasi maupun penganggaran, tentu akan terus kami kawal. Aspirasi masyarakat tidak akan berhenti hanya pada saat reses, tetapi akan kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah kota dan dinas terkait,” tegasnya.

Rian berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin agar seluruh kebutuhan warga dapat direalisasikan secara bertahap sesuai skala prioritas.

“Kami ingin memastikan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat benar-benar diperjuangkan. Harapan kami, persoalan yang menjadi kebutuhan mendesak warga bisa direalisasikan secara bertahap dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banjarmasin,” pungkasnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours