IMG 20260618 WA0019

Pertemuan Bulanan GOW Kotabaru Perkuat Sinergi Organisasi Wanita, Angkat Tema Pendidikan Inklusi

KOTABARU, Refrensi.id – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kotabaru, Siti Hadijah, berharap pertemuan bulanan GOW menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarorganisasi wanita di Kotabaru sekaligus meningkatkan peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.

Harapan tersebut disampaikan Siti Hadijah saat menghadiri pertemuan bulanan GOW yang berlangsung di Gedung Ratu Intan, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri para pengurus dan anggota organisasi wanita, termasuk seluruh pengurus dan anggota Aisyiyah Kotabaru.

Pelaksanaan pertemuan bulan ini dipercayakan kepada Organisasi Aisyiyah Kotabaru dengan menghadirkan materi bertema Pendidikan Inklusi.

Dalam sambutannya, Ketua GOW Siti Hadijah menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi yang telah berpartisipasi. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergi organisasi wanita guna mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Menurutnya, tema yang diangkat pada pertemuan kali ini sangat relevan dengan tantangan dan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Tema pertemuan kali ini tentang Pendidikan Inklusi : Hak Anak Tanggung Jawab Kita, Untuk Generasi Masa Depan yang Lebih Cerah. Dimana pendidikan inklusi mengajarkan kepada kita bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, aman, nyaman dan berkualitas,” ucapnya.

Menurutnya, seluruh anak berhak mendapatkan hak yang sama tanpa adanya diskriminasi.

“Tugas kita sebagai orang tua, pendidik, organisasi perempuan, serta bagian dari masyarakat adalah memastikan tidak ada anak yang merasa terpinggirkan dalam memperoleh hak-haknya,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Siti Hadijah berharap materi yang disampaikan pada pertemuan tersebut dapat menambah wawasan dan pemahaman mengenai pendidikan inklusi.

“Saya berharap, melalui kegiatan ini wawasan dan pemahaman kita tentang pendidikan inklusi semakin meningkat, sehingga dapat kita implementasikan dalam lingkungan keluarga, organisasi, maupun masyarakat,” paparnya.

Ia menambahkan, kolaborasi yang kuat antarorganisasi perempuan diyakini mampu menciptakan generasi masa depan yang lebih cerah, berkarakter, dan berdaya saing.

Pertemuan tersebut juga diisi dengan penyampaian materi bertajuk “Pendidikan Inklusi : Hak Anak Tanggung Jawab Kita, Untuk Generasi Masa Depan yang Lebih Cerah” oleh Ustad Aspian Noor, S.Pd.I.

Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa “Setiap Anak Berhak Bersinar”. Menurutnya, pendidikan inklusi bukan hanya tentang anak berkebutuhan khusus bersekolah di sekolah reguler, melainkan tentang bagaimana mengubah sistem agar setiap anak merasa diterima, dihargai, dan dapat berkembang secara optimal.

Dengan adanya pertemuan rutin tersebut, GOW Kabupaten Kotabaru berharap sinergi antarorganisasi wanita semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak serta mendukung terwujudnya generasi masa depan yang lebih berkualitas.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours