BANJAR, Refrensi.id – Kemarau berkepanjangan yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel) membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi ini menggerakkan Nur Sulaiman Community (NSC) untuk turun langsung membantu warga terdampak melalui program NSC Peduli.
Kali ini, NSC menyalurkan bantuan air mineral dalam kemasan (AMDK) galon kepada 450 kepala keluarga (KK) di Desa Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pembina NSC yang juga Wakil Gubernur Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman, bersama istrinya, drg Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi Sulaiman, selaku Penasihat NSC.
Hasnuryadi mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian sekaligus komitmen NSC untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang tengah menghadapi kesulitan akibat kemarau.
“Hari ini kita tahu, masyarakat lagi kesulitan air bersih, oleh karena itu kami memberikan bantuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Desa Simpang Empat menjadi lokasi ketiga penyaluran bantuan air minum melalui program NSC Peduli.
Sebelumnya, bantuan serupa telah disalurkan kepada 450 KK di Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, serta 450 KK di Desa Sungai Lumbah, Kabupaten Barito Kuala.
Dengan penyaluran di tiga wilayah tersebut, total bantuan NSC Peduli telah menjangkau 1.350 KK di sejumlah kabupaten/kota di Kalsel.
“Mudah-mudahan bermanfaat,” tutur Hasnuryadi.
Selain menyerahkan bantuan, Hasnuryadi bersama rombongan NSC juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk bersilaturahmi dan mendengarkan secara langsung berbagai persoalan serta aspirasi masyarakat.
Menurutnya, interaksi langsung dengan warga menjadi kesempatan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat sekaligus menyerap masukan yang dapat diperjuangkan bersama.
“Ingin mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat. Seperti tadi ada pembakal hadir menyampaikan aspirasinya kepada Ibu Diana sebagai Ketua NSC, dan mudah-mudahan apa yang menjadi aspirasi mereka bisa kita perjuangkan bersama,” tuturnya.
Sementara itu, Pembakal atau Kepala Desa Simpang Empat, Mulyadi, mengaku terkejut sekaligus bersyukur karena desanya mendapat perhatian melalui program NSC Peduli.
Ia menilai, bantuan tersebut datang pada waktu yang tepat, ketika masyarakat tengah menghadapi kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau berkepanjangan.
“Tadinya asing, apa itu NSC. Tapi setelah mendengarkan penyampaian dari beberapa perwakilan NSC tadi baru saya memahami ternyata ini lebih mendalam untuk warga kami,” ungkapnya.
Menurut Mulyadi, bantuan air minum tersebut menjadi bukti nyata kepedulian NSC terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga mengaku bangga karena warga Desa Simpang Empat berkesempatan bertemu langsung dengan Wakil Gubernur Kalsel. Selama ini, sebagian masyarakat hanya mengenal Hasnuryadi melalui nama maupun pemberitaan, tanpa pernah bertatap muka secara langsung.
Kedatangan Hasnuryadi bersama rombongan NSC pun disambut antusias. Sejumlah warga berdatangan ke lokasi kegiatan untuk menyambut rombongan sekaligus menerima bantuan yang disalurkan.
Mulyadi berharap, kepedulian tersebut tidak berhenti pada kegiatan kali ini, tetapi dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkesinambungan oleh masyarakat, terutama warga yang membutuhkan.
“Harapan kami, bantuan ini bisa terus berkesinambungan untuk masyarakat kecil seperti kami,” harapnya.
Berawal dari Gagasan drg Ellyana Trisya
Program NSC Peduli melalui pembagian AMDK galon ini berawal dari gagasan Penasihat NSC, drg Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi Sulaiman.
Gagasan tersebut kemudian mendapat dukungan dari sejumlah mitra yang memiliki kepedulian serupa terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.
Mitra yang terlibat di antaranya Ayu Tirta Foundation dari PT Bandangan Tirta Agung selaku produsen AMDK merek Galuh, BSI Regional IX melalui program BSI Maslahat, serta UPZ Bakti Bersama Hasnur Group yang turut membantu berbagai kebutuhan teknis pelaksanaan kegiatan.
Berbeda dengan bantuan air bersih yang umumnya diperuntukkan bagi kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK), NSC memilih menyalurkan air mineral siap konsumsi.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air minum masyarakat di tengah terbatasnya pasokan air bersih selama musim kemarau.
Melalui program NSC Peduli, bantuan ini sekaligus menjadi bentuk gotong royong antara komunitas dan para mitra untuk meringankan beban masyarakat yang menghadapi kesulitan air minum.















+ There are no comments
Add yours