WhatsApp Image 2025 05 09 at 20.33.12 800x450 1

Laga Hidup Mati Tiga Tim, Suporter Ingin Pertandingan Dipimpin Wasit Asing

BANJARMASIN, Refrensi.id – Persaingan ketat terjadi di penghujung kompetisi Championship Indonesia 2026, khususnya di Grup Timur. Tiga tim yakni Barito Putera, Persipura Jayapura, dan PSS Sleman masih sama-sama berpeluang mengamankan tiket promosi ke Liga 1.

Ketiga tim tersebut dijadwalkan menjalani laga terakhir secara bersamaan pada Minggu sore (03/05/2026). Situasi ini membuat pertandingan menjadi krusial, sekaligus rawan berbagai potensi yang dapat mencederai sportivitas.

Saat ini, klasemen sementara Grup Timur dipimpin oleh PSS Sleman dengan 53 poin, disusul Persipura Jayapura dengan poin yang sama, serta Barito Putera yang mengoleksi 50 poin. Pada laga penentuan nanti, PSS Sleman akan menjamu PSIS Semarang, Persipura Jayapura menghadapi Persiku Kudus, sementara Barito Putera akan menjamu Persipal Palu.

Melihat ketatnya persaingan tersebut, suporter berharap agar seluruh pertandingan dipimpin oleh wasit asing guna menjaga integritas laga.

Harapan ini muncul untuk meminimalisir potensi kecurangan seperti pengaturan skor maupun praktik tidak fair lainnya yang pernah mencuat dalam kompetisi beberapa tahun silam.

Salah satu suporter menyampaikan pentingnya penggunaan wasit asing dalam laga krusial ini.

Ia menegaskan bahwa dengan peluang yang masih terbuka bagi tiga tim, maka diperlukan langkah antisipatif demi menjaga keadilan pertandingan.

“Memasuki pekan terakhir terkhusus grup timur terdapat 3 tim yg berpeluang promosi ke Liga 1 yaitu PSS Sleman, Persipura dan Barito Putera. Dengan terbukanya peluang 3 tim tersebut promosi ke Liga 1, selain dimainkan dengan waktu yang bersamaan alangkah baiknya ketiga laga tim tersebut di pimpin oleh wasit asing” tegas norman.

Lebih lanjut, ia menilai kehadiran wasit asing dapat menjadi solusi untuk menjaga netralitas di lapangan.

“Ini perlu, sebab wasit asing setidaknya meminimalisir adanya kecurangan dan bisa adil dilapangan” ucap norman.

Ia juga menekankan kekhawatiran suporter terhadap potensi praktik yang merugikan tim tertentu.

“Intinya kita tidak ingain adanya ada main sabun dan pengaturan skor dan segala macam yang bisa merugikan tim tim lain, kita tidak ingin laga akhir ini diganggu oleh mafia sepakbola” tutupnya.

Senada dengan itu, suporter lainnya juga berharap laga penentuan ini berjalan secara fair play tanpa adanya keputusan kontroversial.

Ia menyebut, kondisi persaingan yang masih terbuka membuat seluruh pihak harus memastikan pertandingan berjalan jujur dan adil.

” Sebagai suporter saya mengharapkan terutama di wilayah timur ini untuk laga terakhir yang merupakan laga krusial bisa di pimpin oleh wasit asing, karena peluang ke 3 tim sama besar untuk lolos” ujar amang kandar.

Ia pun menambahkan bahwa kepemimpinan wasit yang netral akan sangat menentukan kualitas pertandingan.

“yang pasti hal ini akan memastikan dan menetukan pertandingan berjalan fair play atau tidak, dan kita tidak ingin ada sesuatu nanti nya keputusan yg aneh aneh lah” jelasnya.

Permintaan wasit asing ini juga bukan didasari ketidak percayaan suporter terhadap kinerja wasit lokal. Namun, untuk menjaga netralitas pertandingan.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours