Videoshot 20260422 131420

Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI 2026–2031

BANJARMASIN, Refrensi.id – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menghadiri sekaligus menyaksikan pengukuhan kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan masa khidmat 2026–2031, Selasa (21/04/2026), di Mahligai Pancasila, Banjarmasin.

Pengukuhan dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat KH Cholil Nafis, yang dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) I MUI Kalsel tahun 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala daerah, serta jajaran pengurus MUI tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi mewakili Gubernur H Muhidin, pihaknya mengharapkan bimbingan, arahan, nasihat, serta doa dari para alim ulama yang tergabung dalam MUI provinsi.

“Apalagi kita tahu yang memimpin adalah KH Ahmad Syairazi, bimbingan beliau dan doa doanya selalu kita harapkan,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinan KH Ahmad Syairazi sebagai Ketua MUI Kalsel, diharapkan seluruh pengurus mampu menyusun program-program yang mendorong masyarakat menjadi lebih religius.

Selain itu, Hasnuryadi Sulaiman juga menekankan pentingnya peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam membina umat dan mencetak generasi berakhlak.

“Bisa menyiapkan generasi yang betul betul selain berilmu pengetahuan tapi juga berakhlak mulia, berkarakter dan berbudaya sesuai dicontohkan para pendahulu,” tuturnya.

Ia berharap, dengan dilantiknya pengurus MUI Kalsel masa khidmat 2026–2031, ke depan organisasi tersebut mampu menjalankan program-program yang bermanfaat dalam mempersatukan umat dan memberikan bimbingan kepada masyarakat.

“Dengan harapan kita semua bisa selamat dunia dan akhirat,” harapnya.

Sementara itu, KH Cholil Nafis menekankan pentingnya hubungan harmonis antara ulama dan pemerintah.

“Ulama tidak boleh berseberangan dengan umara. Jika bersatu, maka kesejahteraan masyarakat akan terwujud,” jelasnya.

Ia juga berpesan kepada pengurus MUI Provinsi Kalsel yang baru dilantik agar dapat bersatu meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda.

“Kemudian yang dipilih sebagai pengurus hendaklah dia mengurus jangan sampai menjadi urusan kepada pengurus yang ada,” pesannya.

Di kesempatan yang sama, Ketua MUI Kalsel yang baru dikukuhkan, KH Ahmad Syairazi menyampaikan keinginannya untuk membawa MUI Kalsel semakin maksimal dalam melayani dan menjaga umat.

“Mudah mudahan juga bisa bertambah kuat dalam bermitra dengan pemerintah sehingga dapat menjaga moralitas dan kedaulatan bangsa,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menyusun sejumlah program, di antaranya kaderisasi da’i dan ulama guna memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.

Sebelumnya, KH Ahmad Syairazi juga menegaskan bahwa amanah yang diembannya merupakan tanggung jawab besar, tidak hanya kepada umat, tetapi juga kepada Allah SWT.

Ia menjelaskan, MUI memiliki dua peran utama, yakni sebagai pelayan umat melalui perlindungan dan pendidikan masyarakat agar berakhlak mulia, serta sebagai mitra pemerintah dalam memberikan pandangan terhadap kebijakan, selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours