BANJARMASIN, Refrensi.id – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW di panggung terbuka Bahtiar Sanderta, Taman Budaya Provinsi Kalsel, Banjarmasin, Jumat (9/10/2026) malam.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi keluarga besar Golkar untuk mempererat silaturahmi, merawat tradisi keagamaan, sekaligus mengenang jasa dan pengabdian para pendahulu partai yang telah berkontribusi bagi pembangunan Banua.
Ketua DPD Partai Golkar Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, agar partai senantiasa hadir dan dekat dengan masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sesuai dengan yang diarahkan Ketua Umum Golkar, H. Bahlil, bahwa beliau ingin Partai Golkar selalu dekat dengan masyarakat. Suara rakyat, suara Golkar,” ujar Hasnuryadi.
Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat harus diwujudkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata. Terlebih, Kalimantan Selatan dikenal sebagai daerah religius yang memiliki tradisi keagamaan kuat dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
“Kita berusaha untuk terus menjalankan program-program yang bermanfaat. Kita tahu daerah Kalimantan Selatan adalah daerah religius,” katanya.
Selain memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan dan meneruskan semangat pengabdian para pendahulu Partai Golkar di Kalimantan Selatan.
Hasnuryadi menyebut orangtuanya, almarhum H. Abdussamad Sulaiman HB atau Haji Leman, sebagai salah satu tokoh yang merintis kegiatan keagamaan di lingkungan Golkar Kalsel bersama jajaran pengurus pada masanya.
“Kegiatan ini sudah dimulai pendahulu-pendahulu Partai Golkar di Kalimantan Selatan, salah satunya almarhum H. Abdussamad Sulaiman HB beserta jajarannya waktu itu, yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan jauh lebih semarak dari malam ini,” ungkapnya.
Ia menilai, perjuangan dan pengabdian para pendahulu merupakan teladan bagi generasi penerus dalam menjalankan amanah partai, baik dalam kehidupan berorganisasi maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.
Karena itu, Hasnuryadi berharap kegiatan Semarak Maulid dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pelaksanaannya dari tahun ke tahun.
“Sebagai generasi penerus, kami berusaha mengikuti jejak langkah beliau, meskipun terbilang masih jauh dibandingkan waktu dulu di zaman para pendahulu. Tapi tentunya dari tahun ke tahun kami ingin terus meningkatkan dan mudah-mudahan tahun depan bisa lebih baik lagi,” tuturnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, Semarak Maulid melibatkan kelompok-kelompok maulid binaan kader Golkar dari lima kabupaten/kota, yakni Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut, Kota Banjarmasin, dan Banjarbaru.
Keterlibatan kelompok maulid dari sejumlah daerah tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antarkader sekaligus memperluas ruang kebersamaan dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.
Ke depan, Hasnuryadi berharap kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak daerah di Kalimantan Selatan. Dengan demikian, Semarak Maulid tidak hanya terpusat di Banjarmasin, tetapi juga dapat dilaksanakan bersama masyarakat di kabupaten/kota lainnya.
“Kalau sekarang lima kabupaten, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak lagi. Tidak hanya di Banjarmasin, tetapi kami akan ke kabupaten/kota lainnya juga, dengan harapan bisa menyerap aspirasi, berselawat bersama-sama, dan beribadah bersama-sama,” jelasnya.
Ia menambahkan, momentum menyambut HUT ke-62 Partai Golkar diharapkan semakin memperkuat persatuan dan kesatuan, sekaligus menumbuhkan semangat bersama untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.
“Mudah-mudahan dengan kebersamaan, persatuan dan kesatuan, kita bisa mengabdi membangun Banua Kalimantan Selatan tercinta dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Hasnuryadi juga mengajak seluruh peserta untuk meneladani akhlak dan perjuangan Nabi Muhammad SAW. Ia turut mengajak hadirin mendoakan para pendahulu Golkar Kalsel yang telah wafat, di antaranya Haji Leman, Nasib Alamsyah, dan Hasanuddin Murad.
Suasana kegiatan berlangsung semakin semarak dengan pembagian berbagai hadiah kepada peserta. Panitia menyiapkan hadiah utama berupa lemari es, televisi, dan mesin cuci. Selain itu, tersedia pula doorprize berupa kipas angin, blender, telepon seluler, penanak nasi, serta berbagai peralatan rumah tangga lainnya.
Melalui kegiatan ini, DPD Partai Golkar Kalsel berharap peringatan HUT ke-62 tidak sekadar menjadi seremoni organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat, menjaga tradisi keagamaan, serta melanjutkan semangat pengabdian para pendahulu demi kemajuan Banua dan Indonesia.
“Mudah mudahan dengan kebersamaan, persatuan kesatuan bisa mengabdi membangun Banua Kalimantan Selatan tercinta membangun negara kesatuan republik Indonesia,” pungkasnya.















+ There are no comments
Add yours