IMG 20261026 155537

Aklamasi di Kongres Luar Biasa, Hasnuryadi Sulaiman Kembali Pimpin PSSI Kalsel hingga 2030

BANJARMASIN, Refrensi.id – H. Hasnuryadi Sulaiman kembali dipercaya memimpin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kalimantan Selatan untuk periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Kalsel yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Senin (26/10/2026).

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus Owner PS Barito Putera tersebut kembali mendapat dukungan penuh dari para pemilik suara untuk menakhodai organisasi sepak bola di Banua selama empat tahun ke depan.

Kongres tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi serta jajaran pengurus PSSI dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Usai terpilih, Hasnuryadi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan, amanah tersebut harus menjadi momentum untuk memajukan sepak bola Kalimantan Selatan sekaligus memperkuat persatuan seluruh insan sepak bola.

“Pertama tentunya terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Mudah-mudahan ini menjadi alat pemersatu untuk kita semua,” ujar Hasnuryadi.

Menurutnya, sepak bola tidak hanya berorientasi pada kemenangan dan prestasi, tetapi juga memiliki peran penting sebagai sarana pemersatu masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa semangat persatuan telah menjadi bagian dari sejarah berdirinya PSSI, yang turut berperan dalam perjuangan bangsa sebelum Indonesia merdeka.

“Seperti yang disampaikan Pak Sekjen sesuai arahan Pak Ketum dan harapan kita semua, tidak ada rivalitas. Justru menjadikan ini alat pemersatu untuk kita semua,” tegasnya.

Selain menekankan pentingnya persatuan, Hasnuryadi juga menaruh perhatian terhadap pembinaan pemain muda dan keberlangsungan kompetisi sepak bola di berbagai kelompok usia.

Ia berharap Kalimantan Selatan mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas yang dapat memperkuat klub daerah hingga memberikan kontribusi bagi Tim Nasional Indonesia.

“Yang kita utamakan bagaimana tim nasional berprestasi, bagaimana tim-tim daerah juga bisa berkontribusi, bisa ikut mencetak pemain, dan semua kompetisi di semua tingkatan usia bisa berjalan dengan baik dan menjadi hiburan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Hasnuryadi turut menegaskan pentingnya menjadikan keselamatan, keamanan, dan kesehatan sebagai prioritas dalam penyelenggaraan sepak bola. Menurutnya, olahraga harus memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun dalam mempererat persaudaraan.

“Kita berharap keselamatan, keamanan, dan kesehatan menjadi prioritas utama. Olahraga, khususnya sepak bola, harus menjadi alat untuk menuju masyarakat yang lebih sehat dan lebih bersatu,” tuturnya.

Sementara itu, Sekjen PSSI Yunus Nusi mengapresiasi soliditas keluarga besar sepak bola Kalimantan Selatan yang tercermin dalam pelaksanaan kongres. Ia menilai terpilihnya Hasnuryadi secara aklamasi menunjukkan adanya kesepahaman untuk menjaga persatuan di tubuh organisasi.

“Mewakili PSSI, kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar sepak bola Kalimantan Selatan yang hari ini secara aklamasi memberikan dukungan dan pilihannya kepada Hasnuryadi Sulaiman,” ujarnya.

Yunus menegaskan, PSSI berharap seluruh organisasi sepak bola di daerah dapat menjaga kekompakan dan menghindari persaingan internal yang berlebihan. Menurutnya, soliditas organisasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembinaan dan pengembangan sepak bola.

“Inilah yang sebenarnya diharapkan oleh PSSI. Biarlah di organisasi atau federasi itu tidak ada rivalitas yang begitu ekstrem. Terima kasih hari ini secara aklamasi sehingga tidak ada pertentangan maupun pertikaian di tingkat federasi,” katanya.

Selain mengapresiasi jalannya kongres, Yunus juga menyampaikan pesan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang memberikan penghargaan atas kontribusi masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap perkembangan sepak bola nasional.

Ia juga menyoroti kontribusi sejumlah pemain asal Kalimantan Selatan yang telah memperkuat Tim Nasional Indonesia. Hal tersebut menjadi salah satu potensi daerah yang perlu terus dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan dan kompetisi yang terstruktur.

Dengan kembali terpilihnya Hasnuryadi untuk periode 2026–2030, diharapkan PSSI Kalimantan Selatan dapat semakin memperkuat pembinaan usia dini, meningkatkan kualitas kompetisi, serta melahirkan pemain-pemain potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours