Screenshot 20261024 134808

Kabut Asap Selimuti Banjarmasin, Neli Listriani Imbau Warga Pakai Masker

BANJARMASIN, Refrensi.id – Kabut asap yang kembali menyelimuti Kota Banjarmasin dengan kondisi semakin pekat menjadi perhatian DPRD Kota Banjarmasin. Masyarakat, khususnya anak-anak dan peserta didik, diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan.

Imbauan tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menyusul kondisi kualitas udara yang dilaporkan tidak sehat dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

Neli meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak paparan asap, terutama risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Jadi kita mengimbau kepada anak-anak peserta didik dan juga masyarakat kita Banjarmasin agar menggunakan masker saat keluar,” ujar Neli Listriani.

Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan diri yang dapat dilakukan masyarakat ketika harus beraktivitas di tengah kondisi kabut asap.

Ia menegaskan, imbauan tersebut disampaikan untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap yang semakin pekat.

“Karena kabut asap yang semakin pekat dan kadar udara yang membahayakan, jadi kita menghindari terjadinya ISPA,” ungkapnya.

Kondisi kabut asap yang kembali menyelimuti Banjarmasin diduga berkaitan dengan kebakaran lahan yang kerap terjadi di kawasan perbatasan dengan kabupaten tetangga.

Situasi ini menjadi perhatian karena paparan asap dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Karena itu, masyarakat diharapkan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat. Jika harus bepergian, penggunaan masker yang sesuai dan upaya mengurangi paparan asap perlu menjadi perhatian.

DPRD Kota Banjarmasin berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap masih terjadi di wilayah setempat.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours