BANJARMASIN, Refrensi.id – Gangguan layanan air bersih masih menjadi keluhan warga Kelurahan Kampung Melayu, Kota Banjarmasin. Persoalan tersebut disampaikan masyarakat kepada anggota DPRD Kota Banjarmasin, H. Rudy Heriyadi, dalam kegiatan Penelaahan dan Aspirasi Masyarakat yang berlangsung di Kompleks Esterang Banjarmasin, Sabtu (24/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, warga mengungkapkan bahwa gangguan distribusi air bersih masih terjadi hingga Oktober 2026. Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat karena air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Menanggapi keluhan tersebut, Rudy Heriyadi, anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Partai Golkar, meminta PT Air Minum (PAM) Bandarmasih segera menindaklanjuti aspirasi warga dan mencari solusi konkret agar distribusi air bersih dapat berjalan lebih optimal.
Menurut Rudy, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian serius, baik dari pemerintah daerah maupun pihak pengelola layanan air minum.
“Persoalan air bersih ini harus menjadi perhatian serius. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang lancar karena air bersih merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Rudy.
Ia berharap PAM Bandarmasih segera melakukan evaluasi terhadap gangguan distribusi yang dikeluhkan warga. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah perbaikan sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik.
Rudy juga menekankan pentingnya respons cepat dari pihak terkait dalam menanggapi setiap aspirasi masyarakat. Menurutnya, keluhan yang disampaikan warga melalui kegiatan penelaahan dan aspirasi harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Melalui kegiatan tersebut, Rudy berharap persoalan distribusi air bersih di Kelurahan Kampung Melayu segera mendapatkan penanganan. Dengan demikian, warga dapat menikmati layanan air bersih yang lebih lancar dan optimal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.















+ There are no comments
Add yours