IMG 20260709 113711

APBD Perubahan Banjarmasin 2026 Bertambah, PAD Naik Rp66 Miliar

Banjarmasin, Refrensi.id – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama DPRD Kota Banjarmasin menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Penyampaian tersebut dilakukan dalam rapat paripurna tingkat satu yang membahas perubahan kebijakan anggaran Kota Banjarmasin.

Dalam rancangan APBD Perubahan 2026, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banjarmasin diproyeksikan mengalami peningkatan sekitar Rp66 miliar. Sementara itu, anggaran belanja daerah juga bertambah sekitar Rp300 miliar.

Tambahan pendapatan tersebut antara lain berasal dari perubahan komponen hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, termasuk dividen dari perusahaan daerah.

Salah satunya berasal dari PAM Bandarmasih. Dividen perusahaan daerah tersebut meningkat dari sekitar Rp17 miliar menjadi Rp21 miliar. Namun, dividen dari Bank Kalsel disebut belum mencapai target yang sebelumnya telah diperhitungkan.

Di sisi belanja, sejumlah komponen juga mengalami peningkatan. Belanja modal yang sebelumnya berada di kisaran Rp429 miliar meningkat menjadi sekitar Rp562 miliar.

Kemudian, belanja operasi naik dari sekitar Rp1,9 triliun menjadi Rp2 triliun. Sementara belanja tidak terduga atau BTT bertambah dari sekitar Rp16 miliar menjadi Rp21 miliar.

Wali Kota Banjarmasin, M Yamin HR, berharap perubahan anggaran yang telah disampaikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah kita baru saja menyelesaikan rapat penyampaian KUA PPAS Perubahan Tahun 2026,” ujar M Yamin HR.

Sementara itu, Kepala BPKPAD Banjarmasin, Edy Wibowo, menjelaskan kenaikan anggaran pada APBD Perubahan 2026 salah satunya dipengaruhi adanya peningkatan pendapatan dan penggunaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA).

Menurutnya, total APBD Banjarmasin setelah perubahan berada di kisaran Rp2,6 triliun.

Pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 selanjutnya diharapkan dapat berjalan efektif dan menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran.

Selain menjaga kesehatan fiskal daerah, perubahan anggaran tersebut juga diharapkan mampu mendukung berbagai program prioritas Pemerintah Kota Banjarmasin serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours