BANJARBARU, Refrensi.id – Sebagai wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekelompok dosen dan mahasiswa Universitas Borneo Lestari (UNBL) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pendampingan Peningkatan Usaha UMKM Jamulicia Melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Alat Kristalisasi Jamu.”
Kegiatan yang digelar pada 26 September 2025 di Kelurahan Sungai Sipai, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan ini menyasar UMKM Jamulicia, sebuah usaha lokal yang bergerak di bidang produksi jamu tradisional. Melalui pendekatan partisipatif, tim pengabdi memberikan pendampingan sekaligus memperkenalkan inovasi teknologi tepat guna berupa alat kristalisasi jamu.
Ketua tim pengabdian masyarakat, Putri Kartika Sari, menjelaskan bahwa alat tersebut berfungsi mengubah cairan jamu menjadi bentuk kristal atau serbuk sehingga lebih praktis dalam pengemasan dan distribusi.
“Selama ini jamu dipasarkan dalam bentuk cair yang memiliki keterbatasan masa simpan. Dengan teknologi kristalisasi, produk bisa bertahan lebih lama dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Tidak hanya fokus pada aspek teknologi, pendampingan juga mencakup pelatihan manajemen usaha, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran digital, agar pelaku UMKM dapat beradaptasi dengan kebutuhan pasar modern.
Pemilik UMKM Jamuliciafy, Mas Salim, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.
“Kami merasa sangat terbantu. Selama ini produksi jamu kami masih sederhana. Dengan alat ini, kami bisa meningkatkan kualitas dan menjangkau lebih banyak konsumen,” ungkapnya.
Sementara itu, Saufi, selaku anggota tim pengabdian UNBL, menegaskan komitmen mereka untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat sekitar kampus.
“Pengabdian ini akan kami laksanakan setiap tahun guna membantu masyarakat dan UMKM di sekitar kampus,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, UNBL berharap keberadaan alat kristalisasi jamu dapat menjadi inovasi yang mengangkat daya saing produk lokal. Dosen dan mahasiswa pun bertekad menjadikan UMKM Jamulicia sebagai model percontohan penerapan teknologi tepat guna dalam pengembangan usaha berbasis kearifan lokal.
Dengan kolaborasi antara dunia akademik dan pelaku usaha, diharapkan UMKM Jamulicia dapat semakin berkembang dan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya di Kalimantan Selatan.





+ There are no comments
Add yours