IMG 20260818 WA0003

Paskibraka Kalsel 2026 Tuntaskan Tugas, Wagub: Jadikan Disiplin sebagai Teladan

BANJARBARU, Refrensi.id – Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 resmi ditutup, Senin (17/8/2026) malam.

Penutupan berlangsung di Gedung KH. Idham Chalid dan dihadiri Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan.

Sebanyak 44 anggota Paskibraka, terdiri dari 22 putra dan 22 putri yang merupakan perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, telah menuntaskan seluruh rangkaian seleksi, pendidikan, hingga pelatihan sebelum menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Kalsel.

Dalam kesempatan tersebut, Hasnuryadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang dinilai telah menjalankan tugas dengan disiplin, kompak, dan penuh tanggung jawab.

“Nama baik Paskibraka melekat pada adik-adik seumur hidup. Saya titip masa depan daerah, bangsa, dan negara kepada kalian,” kata Hasnuryadi.

Menurutnya, berakhirnya masa pemusatan latihan bukan berarti berakhir pula tanggung jawab sebagai anggota Paskibraka. Pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama pembinaan harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Malam ini pemusatan latihan kita tutup, sedangkan tugas adik-adik sebagai teladan baru saja dimulai. Bawa pulang disiplin ini ke rumah dan ke sekolah,” ujarnya.

Hasnuryadi juga mengingatkan para generasi muda agar bersungguh-sungguh dalam belajar serta mampu menjaga diri dari berbagai hal yang dapat mengganggu masa depan, termasuk narkoba, perundungan, dan pergaulan yang tidak baik.

Ia berharap proses pembinaan yang telah dijalani mampu membentuk anggota Paskibraka menjadi generasi muda yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, sekaligus memiliki jiwa kepemimpinan.

“Mudah-mudahan bisa menjadi generasi muda yang kita banggakan, menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Semoga adik-adik semuanya sukses di bidangnya masing-masing dan menjadi pemimpin-pemimpin di daerahnya masing-masing,” ungkapnya.

Selain itu, Hasnuryadi meminta hubungan persaudaraan yang telah terbentuk selama menjalani pemusatan latihan agar terus dipelihara. Menurutnya, keberagaman latar belakang dan daerah asal bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan dalam menjaga persatuan.

Ia menilai pengalaman menjadi Paskibraka memberikan pembelajaran penting mengenai kepemimpinan, kedisiplinan, pembentukan karakter, serta semangat untuk mengabdi kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Hasnuryadi turut menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan Paskibraka, mulai dari pelatih, pembina, panitia, tim kesehatan, pendamping asrama, Purna Paskibraka Indonesia, orang tua, hingga pihak sekolah.

“Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar. Saya juga tadi menanyakan kondisi adik-adik, semuanya sehat dan siap menjadi teladan di tempatnya masing-masing,” tuturnya.

Penutupan kegiatan turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Syarifuddin, Komandan Kodim 1007/Banjarmasin Kolonel Inf Sigit Purwoko, jajaran pimpinan SKPD Kalsel, serta para anggota Paskibraka.

Dengan berakhirnya pemusatan pendidikan dan pelatihan tersebut, 44 anggota Paskibraka Kalsel diharapkan mampu membawa semangat, kedisiplinan, dan nilai keteladanan yang diperoleh selama menjalankan tugas untuk diterapkan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours