KOTABARU, Refrensi.id– Masjid Jami Baitul Abror menggelar program sosial kemasjidan berupa distribusi bahan pokok murah bagi jamaah dan warga sekitar. Program bertajuk dari jamaah untuk jamaah ini direncanakan berlangsung rutin setiap bulan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman samping Masjid Jami Baitul Abror, Minggu (18/10/2026) pagi.
Sebelum bazar bahan pokok murah dimulai, kegiatan diawali dengan Safari Dakwah yang diisi tausiyah subuh oleh Habib Ahmad Al Habsyi. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan jamaah untuk senantiasa mendoakan orang tua yang telah meninggal dunia serta mengamalkan kebaikan melalui wakaf Al-Qur’an.
Dari kegiatan tersebut, terkumpul sekitar 600 eksemplar wakaf Al-Qur’an dari jamaah sebagai bentuk sedekah jariyah.
Ketua Badan Pengelola (Banlo) Masjid Jami Baitul Abror, Noor Ipansyah, menjelaskan bahwa program pasar murah tersebut merupakan gerakan sosial yang melibatkan warga dan jamaah untuk membantu sesama.
Melalui program ini, para donatur dan jamaah menitipkan dana melalui dana sosial masjid. Dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli bahan pokok yang dijual kembali kepada masyarakat dengan harga terjangkau melalui subsidi.
“Alhamdulillah ini program sosial kemasjidan, insyaallah satu bulan sekali mendistribusi bahan pokok murah. Konsepnya dari warga untuk warga, dari jama’ah untuk jama’ah,” paparnya saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Untuk pelaksanaan kali ini, bahan pokok yang disediakan meliputi beras, gula, dan minyak goreng. Program tersebut juga mendapat dukungan subsidi tambahan dari Polres Kotabaru, Kapolres, Bank Syariah Indonesia (BSI), serta sejumlah donatur lainnya sehingga harga jual bahan pokok dapat lebih terjangkau.
Noor Ipansyah menambahkan, pelaksanaan program yang berbarengan dengan tausiyah subuh turut meningkatkan antusiasme jamaah untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Selain dukungan para donatur, program ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan yang membantu menjembatani pasokan bahan pokok dari Bulog.
“Pemerintah bantu support ke Bulog untuk suplai bahan pokoknya, kemudian kita yang mendistribusikan. Secara tidak langsung program ini juga membantu menekan inflasi di daerah,” jelasnya.
Program bahan pokok murah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Dewi, warga Gang Kapuk yang menjadi salah seorang penerima manfaat, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah bagus dengan diadakannya acara ini, membantu perekonomian masyarakat,” ucapnya.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan berkembang, baik dari sisi jenis bahan pokok yang disediakan maupun jumlah penerima manfaat. Dengan demikian, masjid dapat terus berperan aktif dalam mendukung pemberdayaan sosial ekonomi umat.
Adapun bahan pokok yang dijual dalam program tersebut meliputi beras SHP seharga Rp53.000, gula pasir 1 kilogram seharga Rp17.000, serta minyak goreng 2 liter seharga Rp30.000.
Melalui program rutin ini, Masjid Jami Baitul Abror diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan ibadah dan dakwah, tetapi juga menjadi wadah kepedulian sosial yang memberikan manfaat nyata bagi jamaah dan masyarakat sekitar.















+ There are no comments
Add yours