IMG 20261002 WA0002

Hasnuryadi Sulaiman Sebut Suyudi Ario Seto Sosok yang Dekat dengan Ulama dan Masyarakat

BANJARMASIN, Refrensi.id — Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menyambut kepemimpinan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri yang baru. Ia berharap Suyudi mampu membawa Polri semakin profesional, tegas dalam penegakan hukum, sekaligus dekat dengan masyarakat.

Hasnuryadi menilai, kedekatan Suyudi dengan berbagai kalangan, termasuk ulama, tokoh agama, aktivis, dan tokoh masyarakat, menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan amanah sebagai Kapolri.

“Saya mengenal Suyudi sebagai sosok yang memiliki kedekatan dengan berbagai kalangan. Ia bukan hanya dekat dengan para aktivis, tetapi juga menjalin hubungan baik dengan ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat,” ujar Hasnuryadi.

Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi mengaku beberapa kali bertemu dengan Suyudi dalam kegiatan bersama para ulama dan tokoh agama.

Dari sejumlah pertemuan tersebut, Hasnuryadi melihat Suyudi mampu membangun komunikasi secara santun dan penuh penghormatan.

“Kebetulan, dalam kapasitas saya sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, saya beberapa kali berjumpa dengan Suyudi dalam kegiatan bersama para ulama dan tokoh agama,” katanya.

“Dari perjumpaan itu, saya melihat sendiri bagaimana ia membangun komunikasi dengan santun dan penuh penghormatan,” lanjut Hasnuryadi.

Menurut Hasnuryadi, kedekatan dengan ulama dan tokoh masyarakat tidak sekadar ditunjukkan melalui kehadiran dalam berbagai kegiatan. Lebih dari itu, hal tersebut menunjukkan kesediaan seorang pemimpin untuk merawat silaturahmi sekaligus mendengarkan pandangan masyarakat.

“Bagi saya, hubungan baik dengan para ulama dan tokoh masyarakat merupakan modal penting bagi seorang pemimpin Polri,” tuturnya.

Ia menilai tugas kepolisian tidak dapat dijalankan sendiri tanpa dukungan berbagai unsur masyarakat. Keamanan dan ketertiban, menurutnya, perlu dibangun melalui kepercayaan, kemitraan, dan kesadaran bersama.

Hasnuryadi juga menyebut Suyudi sebagai pribadi yang taat beragama. Menurutnya, nilai-nilai agama dapat menjadi pegangan dalam menjalankan amanah, termasuk bekerja dengan jujur, bersikap adil, dan memperlakukan sesama dengan penuh hormat.

“Tentu, kepercayaan publik pada akhirnya juga ditentukan oleh tindakan dan kebijakan nyata. Namun, karakter yang santun, terbuka, dan dekat dengan masyarakat merupakan bekal yang baik untuk memulai pengabdian,” ujarnya.

Hasnuryadi juga menilai Suyudi merupakan figur yang santun sekaligus tegas dan terbuka terhadap masukan.

“Saya melihat Suyudi sebagai figur yang santun, tetapi tegas; terbuka, dan mau mendengarkan masukan. Sikap seperti ini penting bagi siapa pun yang memimpin institusi besar seperti Polri,” kata Hasnuryadi.

Menurutnya, ketegasan tetap dibutuhkan dalam penegakan hukum. Namun, keterbukaan juga penting agar pemimpin dapat memahami berbagai persoalan secara utuh sebelum mengambil keputusan.

Selain itu, Hasnuryadi memberikan apresiasi atas pengabdian Suyudi selama memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Apresiasi juga patut diberikan atas pengabdiannya selama memimpin Badan Narkotika Nasional. Upaya menghadapi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika membutuhkan kerja keras, ketegasan, serta kolaborasi banyak pihak,” ungkapnya.

Hasnuryadi berharap pengalaman Suyudi, termasuk dalam memimpin BNN dan membangun komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat, dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai Kapolri.

Kini, amanah yang lebih besar menanti Suyudi di tubuh Polri. Hasnuryadi berharap kepemimpinannya mampu memperkuat kerja sama antara kepolisian dengan ulama, tokoh agama, aktivis, dan masyarakat luas.

“Kedekatan dengan ulama, tokoh agama, aktivis, dan masyarakat luas dapat memperkuat kerja bersama dalam menjaga keamanan serta membangun rasa percaya,” ucap Hasnuryadi.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat kepada Suyudi Ario Seto atas amanah baru tersebut.

“Selamat mengemban amanah sebagai Kapolri. Semoga Suyudi Ario Seto senantiasa diberi kekuatan dan kebijaksanaan dalam memimpin Polri yang profesional, humanis, tegas, dan semakin dipercaya masyarakat,” pungkasnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours