MG 0039 scaled

Hadapi Kemarau Berkepanjangan, Pemkab Kotabaru Gelar Salat Istisqa di Siring Laut

KOTABARU, Refrensi.id – Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Kementerian Agama (Kemenag), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga menggelar Salat Istisqa di kawasan Siring Laut Kotabaru, Rabu (30/9/2026) pagi.

Salat Istisqa yang dimulai pukul 07.00 Wita tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang cukup, bermanfaat, dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Kotabaru di tengah musim kemarau yang berkepanjangan.

Kegiatan diawali dengan sambutan pengantar yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, Dr. H. Nur Zazin, M.A., sebelum dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Istisqa dan khutbah.

Khutbah Salat Istisqa disampaikan Habib Ja’far Shodiq bin Hasan As-Segaf, Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Jannah Putri, Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam. Sementara itu, KH. Ahmad Muzakir bertugas sebagai imam sekaligus memimpin doa.

Dalam kesempatan tersebut, sambutan Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos., disampaikan oleh Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos.

Dalam sambutannya, Syairi menyampaikan bahwa Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar sekaligus wujud kerendahan hati sebagai hamba Allah SWT untuk memohon pertolongan-Nya, terutama dalam menghadapi kondisi kemarau yang berlangsung berkepanjangan.

“Pelaksanaan Salat Istisqa pada pagi hari ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar dan kerendahan hati kita sebagai hamba Allah SWT untuk memohon pertolongan-Nya, khususnya memohon agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi daerah dan masyarakat Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, musim kemarau yang berkepanjangan berpotensi memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dampaknya dapat dirasakan mulai dari pemenuhan kebutuhan air bersih, sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan, hingga aktivitas masyarakat sehari-hari.

Karena itu, melalui momentum Salat Istisqa, masyarakat diajak untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperbanyak istighfar, bertaubat atas segala kesalahan dan kekhilafan, serta meningkatkan sedekah dan amal kebajikan.

“Mari kita senantiasa menjauhi segala bentuk kemaksiatan dan kezaliman. Semoga melalui doa dan ikhtiar kita bersama, Allah SWT berkenan mengabulkan permohonan kita,” tutur Syairi.

Ia juga berharap hujan yang turun nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus membawa keselamatan, kesehatan, serta kesejahteraan bagi seluruh warga Kabupaten Kotabaru.

“Semoga Allah SWT menurunkan hujan yang cukup, bermanfaat dan penuh keberkahan, serta memberikan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kotabaru. Amin ya Rabbal Alamin,” ucapnya.

Pelaksanaan Salat Istisqa berlangsung khusyuk. Para jamaah bersama-sama memanjatkan doa, memohon agar hujan segera turun sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi dan berbagai aktivitas kehidupan kembali berjalan dengan baik.

Selain menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan kepedulian masyarakat Kotabaru dalam menghadapi musim kemarau.

Melalui doa, ikhtiar, dan peningkatan amal kebajikan, masyarakat diharapkan dapat menghadapi kondisi tersebut dengan semangat kebersamaan, sembari terus memohon rahmat dan keberkahan Allah SWT bagi Kabupaten Kotabaru.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours