TANAH BUMBU, Refrensi.id – Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Kotabaru menghadiri peringatan Milad ke-109 Aisyiyah tingkat Kalimantan Selatan yang digelar di Auditorium Puana Dekke, Jalan 7 Februari Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (30/5/2026).
Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, peringatan Milad ke-109 Aisyiyah tahun ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang organisasi perempuan Islam berkemajuan yang telah berkiprah selama lebih dari satu abad dalam bidang dakwah, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua Aisyiyah Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Hj. Yulia Qomariyanti, SH., M.Hum., yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa Milad ke-109 menjadi momentum penting bagi seluruh kader Aisyiyah untuk terus menguatkan peran organisasi di tengah masyarakat.
“Milad ke-109 ini bukan sekadar peringatan usia organisasi, tetapi menjadi momentum muhasabah dan penguatan gerakan. ‘Aisyiyah harus terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat melalui program-program yang mencerahkan, memberdayakan, dan menebarkan manfaat bagi semua,” ucapnya.
Ia juga berharap melalui Gerakan Perempuan Mengaji, para kader dapat meningkatkan kualitas diri secara pribadi sekaligus memperkuat kualitas keluarga, keluarga Aisyiyah, dan keluarga besar Persyarikatan Muhammadiyah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Yulian Herawati, S.E., M.M., CGCAE., CFrA., yang hadir mewakili Bupati Tanah Bumbu, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, serta pemberdayaan perempuan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, kami mengucapkan selamat Milad ke-109 kepada ‘Aisyiyah. Semoga organisasi ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” paparnya.
Menurutnya, kiprah Aisyiyah selama lebih dari satu abad telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan umat, terutama dalam membentuk keluarga yang kuat, berakhlak, dan berdaya saing.
“Semoga diusia yang semakin matang ini, aisyiyah senantiasa istiqomah menjadi organisasi perempuan islam yang berkemajuan, yang terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan umat, bangsa dan daerah,” ucapnya.
Ia menilai tema Milad tahun ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini karena menegaskan komitmen Aisyiyah dalam menghadirkan dakwah yang menebarkan kasih sayang, persatuan, toleransi, dan nilai-nilai kemanusiaan.
“Tema tersebut menegaskan komitmen aisyiyah dalam menghadirkan dakwah yang menebar kasih sayang, persatuan toleransi dan nilai-nilai kemanusian di tengah dinamika sosial yang berkembang,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Yulian berharap Gerakan Perempuan Mengaji dan Milad ke-109 Aisyiyah menjadi momentum untuk semakin meneguhkan peran organisasi sebagai pelopor gerakan perempuan Islam berkemajuan.
“Semoga gerakan perempuan mengaji dan milad ke 109 aisyiyah ini membawa keberkahan bagi kita semua, memperkuat syiar islam, serta menjadi energi positif bagi kita semua. Teruslah menjadi penggerak dakwah kemanusiaan dan teruslah menjadi pelopor dalam perdamain,” tutupnya.
Kehadiran Aisyiyah Kabupaten Kotabaru dalam kegiatan tersebut menjadi wujud solidaritas sekaligus komitmen untuk memperkuat ukhuwah dan sinergi antarkader Aisyiyah se-Kalimantan Selatan.
Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah oleh Ustaz H. Mas’udi H.S. yang mengajak jamaah menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat ketakwaan, keikhlasan berkorban, serta semangat berbagi kepada sesama. Ia juga menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan memperkuat peran keluarga dalam membangun generasi yang berakhlak mulia.
Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan dengan Gerakan Perempuan Mengaji melalui tabligh akbar, serta penyerahan hewan kurban berupa satu ekor sapi dan satu ekor kambing dari Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Selatan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kontribusi sosial menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda Tanah Bumbu, Kabag Kesra, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tanah Bumbu, KNPI Kalimantan Selatan, serta seluruh perwakilan Aisyiyah se-Kalimantan Selatan.









+ There are no comments
Add yours