Pererat Silaturahmi, Manajemen Barito Putera Gelar Fun Football Bersama Wartawan dan Suporter di Stadion 17 Mei

BANJARMASIN, Refrensi.id – Manajemen klub PS Barito Putera menggelar pertandingan persahabatan bertajuk fun football bersama wartawan dan suporter di Stadion 17 Mei, Senin (16/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung santai dan penuh keakraban ini dihadiri langsung oleh owner Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman bersama jajaran manajemen, perwakilan wartawan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), serta sejumlah suporter Laskar Antasari.

Selain itu, fun game tersebut juga diramaikan kehadiran para legenda Barito Putera seperti Marjono dan Frans Sintra Huwae yang turut merumput bersama staf pelatih Barito Putera. Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie juga ikut ambil bagian dalam pertandingan persahabatan tersebut.

Kegiatan ini digelar setelah rombongan terlebih dahulu menyaksikan sesi latihan tim Barito Putera. Setelah itu, para peserta langsung turun ke lapangan untuk bermain sepak bola bersama dalam suasana penuh kebersamaan.
Hasnuryadi Sulaiman menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi antara manajemen klub, wartawan, serta para suporter yang selama ini menjadi bagian penting perjalanan Barito Putera.

Ia mengatakan, kebersamaan seperti ini diharapkan dapat terus terjaga sembari tetap menjaga kesehatan melalui olahraga bersama.

“Setelah tadi melihat bersama-sama latihan tim Barito Putera, kita langsung bermain bersama. Dan ini adalah silaturahmi, mudah-mudahan kita semua selalu sehat,” ujar Hasnuryadi.

Lebih lanjut, Hasnuryadi menegaskan bahwa kebersamaan yang terjalin antara berbagai pihak ini menjadi kekuatan penting bagi Barito Putera untuk terus memberikan kontribusi bagi daerah.

Menurutnya, kekompakan seluruh elemen yang mendukung klub akan menjadi modal penting dalam membangun tim yang solid serta membawa kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

“Kami berharap ini bisa menambah soliditas dan kekompakan kita untuk mengabdi kepada Banua melalui Barito Putera,” tambahnya.

Hasnuryadi juga menyampaikan harapan besar kepada para suporter agar terus memberikan dukungan langsung di stadion dalam setiap pertandingan Barito Putera.

Menurutnya, kehadiran suporter di stadion memiliki peran besar dalam memberikan semangat bagi para pemain di lapangan.
“Kami harapkan para suporter bisa datang dan memenuhi stadion, karena mereka adalah ruh dari Barito Putera,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena turut melibatkan para wartawan dalam kebersamaan bersama manajemen dan suporter Barito Putera.

Ia berharap kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan olahraga ini dapat terus berlanjut, terutama dalam memberikan dukungan kepada Barito Putera yang masih menyisakan beberapa pertandingan penting musim ini.

“Kami sangat senang teman-teman wartawan dilibatkan dalam fun game ini. Kami berharap kebersamaan ini bersama suporter bisa terus terjalin. Di sisa enam laga ini kita bersama-sama terus mendukung agar Barito Putera bisa lolos di Liga 1,” kata Zainal Helmie.

Zainal juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Barito Putera yang telah ia ikuti sejak lama, bahkan sejak awal kemunculan klub tersebut di kancah sepak bola nasional.
Ia menyebut dirinya tumbuh di kawasan Teluk Tiram dan sejak kecil sudah mengikuti perjalanan Barito Putera hingga menjadi klub kebanggaan masyarakat Banua seperti saat ini.

“Ini yang selama ini saya rasakan, karena saya lahir di Teluk Tiram dan mengikuti perjalanan Barito sejak munculnya Persenus hingga Barito seperti sekarang. Jadi malam ini seperti puncaknya, mari kita bersama-sama mendukung Barito,” ungkapnya.

Senada dengan itu, mantan Ketua Barito Mania, Norman, menilai kegiatan fun football tersebut menjadi bukti bahwa keluarga besar Barito Putera tetap solid dalam berbagai kondisi.

Menurutnya, kegiatan positif seperti ini sangat penting untuk terus dilakukan agar hubungan antara suporter, manajemen, legenda, hingga media tetap terjalin erat.

“Ini lah keluarga. Apa pun kondisinya kita tetap harus bersama. Kegiatan positif seperti ini harus terus dilakukan,” ujarnya.

Norman juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara manajemen, suporter, dan wartawan yang selama ini turut membersamai perjalanan Barito Putera melalui dukungan maupun pemberitaan.

“Ini juga bentuk sinergi kita dengan manajemen dan wartawan yang selama ini membersamai kita dan memberikan pemberitaan yang positif sejak lama,” tambahnya.

Ia pun menegaskan bahwa Barito Putera bukan hanya milik kelompok tertentu, melainkan milik seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.

Menurutnya, semangat kebersamaan inilah yang harus terus dijaga agar Barito Putera tetap menjadi kebanggaan Banua.

“Inilah Barito. Barito milik semuanya, milik masyarakat Banua. Tidak hanya milik suporter atau legenda saja, tetapi semua kalangan masyarakat,” pungkas Norman.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours