Videoshot 20260629 141214

Hadiri Pengukuhan Santri Darul Karim, Hasnuryadi Harapkan Lahir Generasi Pemersatu Bangsa

BANJARBARU, Refrensi.id – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menghadiri acara Pengukuhan Kelas III Tsanawiyah sekaligus Penyambutan Santri Baru Pondok Pesantren Darul Karim, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Habsyi yang dilantunkan para santri Pondok Pesantren Darul Karim. Lantunan syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW menambah kekhidmatan suasana sebelum rangkaian acara pengukuhan dan penyambutan santri baru dimulai.

Acara tersebut turut dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Darul Karim KH Muhammad Qomaruddin atau yang akrab disapa Guru Busu, Pimpinan Pondok Pesantren Al Mursyidul Amin KH Rasyid Ridho, KH Abdullah Basya, Habib Rifky Alaydrus, serta sejumlah ulama, habaib, dan tokoh masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Hasnuryadi menyampaikan apresiasi atas dedikasi Pondok Pesantren Darul Karim dalam membina generasi muda melalui pendidikan agama. Menurutnya, pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman keislaman yang kuat, tetapi juga berakhlak mulia serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Ia berharap para santri yang dikukuhkan maupun santri baru dapat menjadi generasi penerus yang membawa manfaat bagi masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bangsa.

“Alhamdulillah saya bisa berhadir dan mengharap berkah dari acara ini. Kita lihat para santri-santri ini, kita harapkan bisa menjadi generasi penerus yang bisa memperkuat persatuan dan kesatuan.”

Hasnuryadi juga mengungkapkan bahwa kepeduliannya terhadap dunia pendidikan tidak lepas dari sosok almarhumah ibundanya yang merupakan seorang guru agama. Nilai-nilai pendidikan yang diwariskan keluarga menjadi motivasi baginya untuk terus mendukung kemajuan pendidikan melalui berbagai program yang dijalankan Hasnur Centre.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi terbaik dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Dulu almarhum mama saya juga seorang guru agama, dan berharap bisa banyak memberikan pembelajaran dan pendidikan. Maka dari itulah kami membangun Hasnur Centre, di mana di dalamnya ada berbagai bidang pendidikan.”

Melalui kegiatan tersebut, Hasnuryadi berharap Pondok Pesantren Darul Karim terus melahirkan generasi yang religius, berintegritas, serta mampu menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pengembangan pendidikan pesantren sebagai bagian penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di Kalimantan Selatan.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours