Perkuat Sinergi dengan Media, PT BSS dan Guthrie Pulau Laut Refinery Gelar Buka Puasa Bersama

Kotabaru, Refrensi.id – Minamas Plantation melalui anak perusahaannya, PT Bersama Sejahtera Sakti (BSS) dan PT Guthrie Pulau Laut Refinery, menggelar kegiatan buka puasa bersama insan media se-Kabupaten Kotabaru sebagai upaya mempererat silaturahmi di bulan Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Empang, Jalan Raya Stagen, Tanjung Serdang, Kotabaru, Rabu (11/3/2026).

Acara buka puasa bersama ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Sejumlah jurnalis dari berbagai media di Kotabaru hadir memenuhi undangan PT BSS sebagai bagian dari upaya perusahaan membangun komunikasi yang baik dengan insan pers.

Regional CEO Minamas Plantation, Muhammad Japri Giman, menyampaikan bahwa media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang terbuka, transparan, dan berkelanjutan.

“Karena itu, hubungan yang baik antara perusahaan dan media diharapkan dapat terus terjalin sehingga berbagai program perusahaan dapat diketahui secara luas oleh public,” ujarnya.

Muhammad Japri menjelaskan, salah satu bentuk komitmen perusahaan kepada masyarakat diwujudkan melalui program Fasilitas Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS). Program ini bertujuan membangun kemitraan strategis dengan masyarakat melalui pengembangan kebun plasma pola kredit serta pola kemitraan pembelian buah dari masyarakat atau OCP (Outside Crop).

Program tersebut telah dijalankan PT BSS sejak tahun 2014 sebagai bagian dari upaya mendorong pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Selain itu, kemitraan dengan petani juga menjadi bagian penting dalam operasional perusahaan. Melalui program plasma tersebut, perusahaan bersama para pekebun mendorong pengelolaan kebun kelapa sawit yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga petani.

“ Perusahaan juga memberikan dukungan berupa pelatihan, pendampingan teknis dilapangan, serta peningkatan kapasitas perkebun agar mampu mengelola kebun secara produktif,” jelasnya.

Melalui program tersebut, PT BSS telah membina tiga koperasi pekebun, yakni Koperasi Unit Desa Bersama Sejahtera Makmur (BSM), Koperasi Unit Desa Bersama Kita Maju (BKM), serta Koperasi Berkat Usaha Bersama (BUB).

Hal senada juga disampaikan Head Guthrie International Pulau Laut Refinery, Winardi Nooryanto. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat komunikasi serta membangun pemahaman bersama terkait perkembangan industri kelapa sawit.

“Kami berharap dapat terus memperkuat komunikasi serta membangun pemahaman bersama mengenai perkembangan industtri kelapa sawit,” ujarnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi PT BSS untuk menegaskan komitmennya dalam menjalankan program kemitraan plasma dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, manajemen PT BSS juga memaparkan gambaran operasional perusahaan, termasuk komitmennya dalam menerapkan praktik pengelolaan perkebunan yang berkelanjutan, bertanggung jawab, dan beretika.

Sementara itu, Ketua Koperasi Berkat Usaha Bersama (BUB), Erawati, menyampaikan bahwa pendampingan yang diberikan perusahaan telah membantu meningkatkan praktik pengelolaan kebun di tingkat petani.

“Dulu disini petani tebiasa mengurus kebun dengan cara mereka sendiri,kini berbekal pembinaan dari PT BSS petani para petani mendapatkan pendampingan mulai dari pembibitan,pemupukan hingga panen,sehingga pengelolaan kebun dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan,” kata Erawati.

Saat ini PT BSS tercatat telah bermitra dengan 695 pekebun kelapa sawit di sekitar wilayah Kabupaten Kotabaru. Selain program kemitraan pekebun, PT BSS juga secara konsisten menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) sejak mulai beroperasi pada tahun 2008.

Program tersebut mencakup dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan, pembangunan infrastruktur desa, penyediaan air bersih, pengembangan pertanian masyarakat, serta berbagai inisiatif pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Perusahaan juga secara rutin melakukan sosialisasi dan pelatihan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama masyarakat serta para pemangku kepentingan. Selain itu, PT BSS turut menjalankan program Desa Mandiri Cegah Api di Desa Sejakah dan Bekambit bekerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Minamas Plantation menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan praktik perkebunan yang bertanggung jawab sekaligus memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours