Silaturahmi dengan Menko Polkam, Hasnuryadi Sulaiman Minta Wejangan Sahabat Almarhum Abah

JAKARTA, Refrensi.id – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, melakukan silaturahmi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Selain mempererat hubungan personal, pertemuan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan pemerintah pusat.

Dalam kesempatan itu, Hasnuryadi mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Djamari telah terjalin sejak lama. Ia bahkan menyebut Menko Polkam tersebut sebagai sosok yang dihormatinya sekaligus dianggap sebagai orang tua yang kerap memberikan nasihat.

“Beliau bukan hanya tokoh nasional dan senior yang saya hormati, tetapi juga sosok ayah yang selalu memberi nasihat dan teladan,” ujar Hasnuryadi.

Menurut Hasnuryadi, kedatangannya juga untuk meminta wejangan dari Djamari yang merupakan sahabat dekat almarhum ayahandanya, Abdussamad Sulaiman.

“Beliau sahabat Abah. Sejak Abah tiada, beliau saya anggap sebagai orang tua juga. Saya datang untuk meminta petuah,” tuturnya.

Selain dikenal sebagai pejabat negara, Djamari Chaniago juga memiliki kedekatan dengan keluarga besar Hasnur. Ia bahkan dipercaya sebagai komisaris di Hasnur Group, yang didirikan oleh almarhum Abdussamad Sulaiman.

Hasnuryadi menilai nasihat dan pengalaman para tokoh senior seperti Djamari sangat penting sebagai bekal dalam menjalankan amanah sebagai wakil gubernur, terutama dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan di daerah serta memastikan pembangunan berjalan selaras dengan kebijakan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya tidak hanya membahas koordinasi lintas sektor antara daerah dan pemerintah pusat, tetapi juga menyinggung nilai-nilai kepemimpinan, kebijaksanaan, serta tanggung jawab moral dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Kami ingin setiap langkah pembangunan di Kalimantan Selatan sejalan dengan kebijakan nasional, namun tetap berlandaskan nilai kekeluargaan, kearifan, dan keberpihakan kepada rakyat,” pungkasnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours