BANJARMASIN, Refrensi.id – Federasi Panjat Tebing Indonesia Kalimantan Selatan (FPTI Kalsel) mematangkan arah pembinaan dan peningkatan prestasi atlet melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) sebagai bagian dari persiapan program tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di kawasan Jalan Ahmad Yani Kilometer 6, Kota Banjarmasin, Selasa (17/2/2026) ini diikuti perwakilan pengurus FPTI dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel. Forum tersebut menjadi momentum evaluasi capaian sekaligus penyusunan strategi pembinaan panjat tebing secara terstruktur dan berkelanjutan.
Ketua Umum FPTI Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman mengatakan, Rakerprov merupakan agenda wajib organisasi untuk menyusun, menyelaraskan, dan mematangkan program kerja selama satu tahun ke depan.
“Rapat kerja provinsi ini wajib kita laksanakan untuk menyusun program-program kerja tahun 2026, apa saja yang bisa kita jalankan bersama,” ujar Hasnuryadi Sulaiman yang juga Wakil Gubernur Kalsel itu.
Ia menjelaskan, salah satu kesepakatan utama yang dihasilkan dalam Rakerprov adalah memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupaten/kota sebagai fondasi pembinaan. Selain itu, FPTI Kalsel akan memfokuskan program pada pembinaan atlet secara berjenjang serta peningkatan kualitas penyelenggaraan event panjat tebing di daerah.
“Alhamdulillah, sudah kita sepakati bersama. Pertama konsolidasi organisasi, kemudian fokus pembinaan atlet, dan insyaallah kita juga akan melaksanakan event-event di daerah,” katanya didampingi istri, drg Ellyana Trisna Hasnuryadi.
Menurutnya, event daerah tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana uji kemampuan atlet, penjaringan bibit baru, serta peningkatan jam terbang menghadapi kejuaraan tingkat nasional.
Tak hanya fokus pada event, FPTI Kalsel juga berencana melakukan sosialisasi olahraga panjat tebing ke sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. Langkah ini dilakukan untuk memperluas pengenalan olahraga panjat tebing sekaligus menjaring atlet-atlet muda potensial sejak usia dini.
Dengan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, FPTI Kalsel menargetkan lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional, sekaligus mengharumkan nama daerah.
Sementara itu, Ketua Harian FPTI Kalsel, Zainal Helmie menegaskan, hasil Rakerprov menjadi pijakan penting dalam menjalankan roda organisasi dan program pembinaan sepanjang 2026.
“Program kerja tahun 2026 sudah kita sepakati bersama. Konsolidasi organisasi, pembinaan atlet, serta pelaksanaan event di daerah menjadi fokus utama kami,” ujarnya.
Rakerprov FPTI Kalsel ini sebelumnya dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemprov Kalsel, Adi Santoso. Ia berharap forum tersebut mampu merumuskan rekomendasi strategis serta memperkuat peran FPTI sebagai organisasi olahraga yang andal.
“Baik dalam penyelenggaraan event nasional maupun internasional,” pungkasnya.





+ There are no comments
Add yours