Jelang Haul ke-6 Guru Zuhdi, Rizky Pora Kenang Sosok Ulama yang Menikahkannya

BANJARMASIN, Refrensi.id – Menjelang peringatan Haul ke-6 KH Zuhdiannor atau Guru Zuhdi, berbagai kenangan tentang sosok ulama kharismatik tersebut kembali mengemuka. Salah satunya datang dari pemain senior PS Barito Putera, Rizky Pora, yang mengenang kedekatan dan peran besar almarhum dalam perjalanan hidupnya.

Di balik ketangguhannya di lapangan hijau, Pora menyimpan cerita mendalam tentang hubungan personalnya dengan Guru Zuhdi. Bukan sekadar mengenal, ia bahkan merasakan langsung bimbingan dan perhatian almarhum dalam momen-momen penting hidupnya.

“Kalau saya pribadi sangat bersyukur bisa dekat dan mengenal almarhum Guru Zuhdi,” ujar Rizky Pora, Kamis (12/2/2026).

Salah satu momen paling berkesan bagi Pora adalah ketika dirinya dinikahkan langsung oleh Guru Zuhdi. Tak hanya bertindak sebagai wali nikah, sang ulama juga turut menentukan tanggal pernikahannya.

“Saya sebelum menikah sempat berbincang dan meminta patuah dari beliau. Saat mau menikah, saya meminta saran hingga menentukan tanggal yang baik untuk menikah,” tuturnya.

Pora mengungkapkan, dirinya telah mengenal Guru Zuhdi jauh sebelum menikah. Ia diperkenalkan oleh Owner PS Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, dan sejak itu kerap mendapatkan wejangan yang menenangkan sekaligus menguatkan.

Menurutnya, hubungan mereka bukan sekadar antara ulama dan jemaah. Pora merasa sudah dianggap seperti anak sendiri oleh Guru Zuhdi, yang kala itu juga menjabat sebagai dewan penasehat PS Barito Putera.

“Jadi saya sangat bersyukur ditentukan tanggal dan dinikahkan oleh Guru Zuhdi sebagai wali nikah,” imbuhnya.

Kenangan tersebut menjadi momen yang tak tergantikan dalam hidupnya. Tidak semua orang, kata Pora, memiliki kesempatan untuk merasakan langsung bimbingan dan kedekatan seperti yang ia alami.

“Mulai menikahkan hingga menentukan tanggalnya, alhamdulillah sangat bersyukur,” ucapnya.

Tak hanya dalam urusan rumah tangga, nasihat Guru Zuhdi juga terus ia pegang hingga kini, termasuk dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional.

“Beliau memberikan nasehat untuk terus istiqomah. Kalau bertemu, selalu itu yang disampaikan, atau bahasanya konsisten. Itu yang selalu saya ingat,” pungkasnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours