TANAH LAUT, Refrensi.id – Kontingen Kotabaru memulai kiprah di Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Kalsel V Tanah Laut dengan hasil yang menggembirakan. Berdasarkan data terbaru, perolehan medali Kotabaru meningkat menjadi enam keping, Jumat (21/11/25).
Lonjakan medali terutama datang dari tambahan medali perak, yang memberi sinyal positif bagi peluang Kotabaru memperbaiki posisi klasemen sementara.
Cabang olahraga atletik menjadi penyumbang medali terbanyak. Dari nomor ini, Kotabaru berhasil mengamankan dua perak dan dua perunggu. Medali perak didapatkan melalui Nurlinda di nomor Lompat Jauh dan Fitria di nomor Tolak Peluru. Sementara dua medali perunggu masing-masing diraih Rohlini pada nomor Tolak Peluru serta satu atlet putri lainnya.
Tidak hanya dari atletik, cabang Angkat Berat juga memberikan kontribusi penting. Lewat penampilan solidnya, Sitti Maifa menambah dua medali perunggu untuk Kotabaru.
Dengan demikian, hingga hari ini total raihan Kotabaru adalah 2 perak dan 4 perunggu.
Capaian awal ini disambut antusias pimpinan kontingen. Wakil Ketua Kontingen Kotabaru, Arbani, menyampaikan apresiasi sekaligus optimisme terhadap hasil yang diraih.
“Alhamdulillah, raihan enam medali ini menjadi modal berharga. Ini baru permulaan,” kata Arbani.
Ia yakin medali emas akan segera menyusul, mengingat beberapa cabang unggulan Kotabaru belum sepenuhnya bertanding.
“Masih banyak cabor seperti Renang, Badminton, dan lainnya yang kami yakini berpotensi besar meraih medali emas di hari berikutnya,” ujarnya penuh harapan.
Dalam kesempatan tersebut, Arbani juga memberikan pesan kepada seluruh atlet, pelatih, dan official agar tetap menjaga kondisi dan fokus hingga akhir kompetisi.
“Jaga kesehatan, jaga mental. Kita harus siap bertanding secara maksimal di setiap kesempatan. Pencapaian ini adalah hasil kerja keras kita bersama,” tegasnya.
Arbani memastikan progres perolehan medali Kotabaru akan terus diperbarui, agar publik dapat mengikuti perjalanan dan perjuangan para atlet paralimpik daerah tersebut sepanjang gelaran berlangsung.





+ There are no comments
Add yours